Nyeri Kronis dan Kesehatan Mental: Bagaimana Kedua Hal ini Terhubung

August 17, 2022 by Kezia
mid-shot-man-therapist-taking-notes-near-woman-1200x800.jpg

Ketika Anda mengalami nyeri tubuh yang berlangsung terus-menerus selama lebih dari enam bulan, itu disebut nyeri kronis. Tentu saja, nyeri kronis membuat aktivitas sehari-hari sulit dilakukan, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental Anda. Ini menyebabkan stres emosional yang ekstrim, dan tingkat stres yang tinggi dapat mempengaruhi hormon stres dan neurokimia yang ada dalam otak dan sistem saraf Anda, yang akan mempengaruhi mood, pemikiran, dan perilaku Anda. Inilah sebabnya mengapa nyeri kronis dan masalah kesehatan mental sangat erat terkait.

Dengan nyeri kronis, Anda mungkin menemukan sulit untuk berpartisipasi dalam aktivitas yang biasa Anda lakukan dan nikmati, yang dapat menyebabkan penurunan harga diri. Selain itu, ini dapat menyebabkan gangguan tidur, kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, penurunan nafsu makan, dan perubahan emosi. Perubahan negatif ini dalam gaya hidup Anda dapat meningkatkan nyeri Anda dan memperburuk mood secara keseluruhan. Jika tidak ditangani, ini dapat dengan cepat menyebabkan depresi dan kecemasan. Orang dengan nyeri kronis memiliki risiko empat kali lebih tinggi untuk mengembangkan depresi dan kecemasan dibandingkan dengan mereka yang tidak merasakan nyeri.

Ada kondisi nyeri kronis yang sering kali datang dengan beban emosional yang berat:

Artritis

Artritis adalah peradangan satu atau lebih sendi Anda, yang dapat menyebabkan nyeri yang mengganggu. Jenis artritis yang paling umum adalah osteoartritis, rheumatoid arthritis, dan psoriatic arthritis. Mereka menyebabkan peradangan dan nyeri yang mempengaruhi sebagian besar sendi, tetapi juga organ dan jaringan penghubung tertentu. Dengan artritis, sulit untuk menyelesaikan aktivitas sehari-hari dan berpartisipasi dalam aktivitas sosial. Frustrasi dan perasaan isolasi yang datang dengan keterbatasan dan ketidakmampuan ini dapat menyebabkan perkembangan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.

Fibromyalgia

Fibromyalgia dikenal sebagai gangguan yang ditandai dengan nyeri muskuloskeletal yang tersebar disertai dengan kelelahan, masalah tidur, memori, dan mood. Penyebabnya mungkin termasuk trauma fisik, operasi, infeksi, atau stres psikologis yang signifikan. Namun, dalam beberapa kasus, gejala secara perlahan mengakumulasi dari waktu ke waktu tanpa penyebab atau peristiwa pemicu yang jelas. Wanita memiliki dua kali lebih banyak resiko menderita fibromyalgia daripada pria, dan mereka yang memiliki fibromyalgia memiliki resiko mengalami gangguan kecemasan (terutama gangguan obsesif-kompulsif) sekitar lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kondisi ini.

Nyeri Punggung dan Leher

Jenis nyeri ini dapat terjadi akibat regangan otot, tidur dalam posisi yang tidak nyaman, mengangkat benda berat, trauma, atau stres. Bagi beberapa orang, nyeri berlangsung tidak lama, tetapi bagi yang lain, nyeri punggung dan leher bisa menjadi kronis. Ketika itu terjadi, ini tentu mengganggu rutinitas harian mereka dan membuatnya sangat sulit untuk melakukan aktivitas sederhana, seperti berjalan dan bergerak. Pada akhirnya, nyeri punggung dan leher kronis dapat menyebabkan penderitanya terjerumus ke dalam depresi, dan bahkan menyebabkan gejala depresi menjadi lebih parah.

Migrain

Migrain adalah jenis sakit kepala yang ditandai oleh nyeri berdenyut hebat atau sensasi berdenyut di area kepala, wajah, dan leher. Migrain dianggap kronis ketika mereka berlangsung selama 15 hari atau sebulan lebih, selama lebih dari tiga bulan. Biasanya disertai dengan mual, muntah, sensitivitas ekstrim terhadap cahaya dan suara, dan dalam beberapa kasus, gejala gangguan depresi mayor dan kecemasan.

Untuk mengatasi kondisi fisik dan mental yang sulit ini, Hope Clinic menyediakan berbagai jenis metode perawatan non-invasif dan non-opioid. Dengan menggunakan terapi laser dingin, bersama dengan terapi arus listrik mikro dan balancing treatment, Hope Clinic menyajikan berbagai solusi untuk meredakan nyeri dengan memfasilitasi tubuh Anda untuk memaksimalkan kemampuan penyembuhan dan perbaikannya.

Balancing treatment juga bisa menjadi pilihan dalam mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Penggunaan alat pemacu arus mikro dalam stimulasi transkranial membantu otak berpindah dari gelombang Beta yang didominasi kecemasan ke pola gelombang otak Alpha/Theta yang rileks dan fokus, membuat individu merasa istirahat dan pulih. Gelombang otak yang menenangkan ini memungkinkan tubuh untuk memperbaiki jaringan penghubung. Namun demikian, jika Anda mengalami gejala berat dari gangguan depresi dan kecemasan, selalu disarankan untuk mencari bantuan profesional yang lebih lanjut, termasuk terapis atau psikiater.

Read more:



Informasi


Hubungi Kami

+62 812 8762 5679


Alamat

Jalan Raya Kebayoran Lama No. 37A
Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11540


Email

info@hopecliniccare.com



Newsletter




    Media Sosial


    Facebook

    Hope Clinic Care


    Youtube

    Hope Clinic Indonesia


    Instagram

    Hope Clinic Indonesia




    Copyright by Hope Clinic 2023. All rights reserved.