push-up.jpg

Mei 14, 2023 KeziaArticles
Ketika berbicara tentang olahraga, ada dua jenis latihan utama: kardio dan angkat beban. Keduanya menawarkan banyak manfaat, tetapi yang mana yang lebih baik? Jawabannya tergantung pada tujuan dan preferensi pribadi Anda.

Apa itu Kardio?

Olahraga kardiovaskular, yang umumnya dikenal sebagai kardio, adalah jenis latihan yang meningkatkan denyut jantung dan tingkat pernapasan Anda. Contoh latihan kardio termasuk berlari, bersepeda, berenang, dan lompat tali. Kardio adalah cara yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular Anda, membakar kalori, dan menurunkan berat badan. Ini juga dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung, stroke, dan kondisi kesehatan kronis lainnya.

Apa itu Angkat beban?

Angkat beban, juga dikenal sebagai latihan resistensi, adalah jenis latihan yang melibatkan pengangkatan beban atau penggunaan tali resistensi untuk membangun kekuatan dan massa otot. Latihan kekuatan termasuk squats, bench press, deadlift, dan bicep curls. Latihan resistensi adalah cara yang sangat baik untuk membangun otot, meningkatkan metabolisme, dan meningkatkan kekuatan dan daya tahan Anda secara keseluruhan.

Kardio vs. Angkat Beban: Mana yang lebih baik?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jawaban atas pertanyaan ini bergantung pada tujuan pribadi Anda dan tingkat kebugaran Anda. Berikut adalah panduan lebih lanjut sesuai dengan tujuan Anda:
Jika Anda ingin menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan kardiovaskular, atau mengurangi resiko penyakit kronis, maka kardio adalah pilihan yang tepat. Usahakan untuk melakukan setidaknya 150 menit kardio intensitas sedang per minggu, atau 75 menit kardio intensitas tinggi. Ini dapat dibagi menjadi sesi-sesi yang lebih pendek sepanjang hari.
Di sisi lain, jika Anda ingin membangun massa otot, meningkatkan kekuatan dan daya tahan, atau meningkatkan performa atletik Anda, maka angkat beban adalah pilihan yang tepat. Usahakan untuk melibatkan setiap kelompok otot utama setidaknya dua kali seminggu, dengan menggunakan beban atau tali resistensi. Ini akan membantu Anda membangun massa otot dan meningkatkan metabolisme Anda, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan berat badan.
Kardio dan latihan resistensi juga dapat digabungkan untuk memberikan rutinitas kebugaran yang seimbang. Kombinasi keduanya dapat membantu Anda mencapai tujuan Anda lebih cepat dan memberikan latihan yang lebih komprehensif. Misalnya, Anda bisa memulai latihan dengan sesi kardio selama 20-30 menit, diikuti dengan latihan resistensi selama 30-40 menit. Dengan cara ini, Anda mendapatkan manfaat dari kedua jenis latihan dalam satu sesi.

Manfaat Kardio

Latihan kardio memiliki beberapa manfaat, termasuk:
  1. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular: Kardio membantu memperkuat jantung dan paru-paru Anda, mengurangi resiko penyakit jantung, stroke, dan kondisi kesehatan kronis lainnya.
  2. Membakar kalori: Kardio adalah cara yang bagus untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan.
  3. Mengurangi stres: Kardio dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, meningkatkan kesehatan mental Anda.
  4. Meningkatkan daya tahan: Kardio dapat membantu meningkatkan daya tahan Anda, membuat lebih mudah untuk melakukan tugas sehari-hari dan berpartisipasi dalam aktivitas fisik.

Manfaat Angkat Beban

Latihan resistensi memiliki beberapa manfaat, yaitu:
  1. Membangun otot: Latihan kekuatan adalah cara yang sangat baik untuk membangun otot dan meningkatkan kekuatan Anda.
  2. Meningkatkan metabolisme: Latihan kekuatan dapat membantu meningkatkan metabolisme Anda, membuat lebih mudah untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan.
  3. Meningkatkan densitas tulang: Latihan kekuatan dapat membantu meningkatkan densitas tulang Anda, mengurangi resiko osteoporosis.
  4. Mengurangi resiko cedera: Latihan kekuatan dapat membantu meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, dan koordinasi Anda, mengurangi resiko cedera.
Kesimpulannya, baik kardio maupun angkat beban menawarkan banyak manfaat. Yang terbaik untuk Anda tergantung pada tujuan dan preferensi Anda. Pertimbangkan untuk mencoba keduanya dan lihat mana yang cocok dengan tubuh dan gaya hidup Anda.

portrait-happy-senior-man-lifting-weights-1200x675.jpg

April 25, 2022 KeziaArticles

Mungkin kita berpikir bahwa lansia dan angkat beban adalah kombinasi yang tidak mungkin. Namun, seiring bertambahnya usia, tubuh kita secara alami akan mengalami perubahan. Tulang kita mungkin akan menyusut ukuran dan kepadatan, otot kita mungkin kehilangan kekuatan dan fleksibilitas juga. Secara rata-rata, setelah mencapai usia 50 tahun, massa otot Anda menurun sekitar 15 persen setiap dekade, meninggalkan Anda lebih rentan terhadap ketidakseimbangan yang buruk. Namun, tetap aktif dan mengangkat beban dapat membantu memperlambat proses pelemahan otot dan tulang Anda. Bagaimana caranya? Nah, berikut adalah 3 alasan mengapa latihan kekuatan penting bagi lansia!

Latihan kekuatan mengembangkan massa tulang yang lebih kuat dan melambatkan laju kehilangan otot yang terkait dengan usia (juga dikenal sebagai sarkopenia).

Sarkopenia terjadi lebih cepat setelah Anda mencapai usia 75 tahun, dan gejalanya meliputi kelemahan otot dan kehilangan stamina. Ada beberapa faktor yang menyebabkan sarkopenia (sumber: https://www.webmd.com/healthy-aging/guide/sarcopenia-with-aging), antara lain:

  • Pengurangan sel saraf yang bertanggung jawab mengirimkan sinyal dari otak ke otot untuk memulai gerakan.

  • Konsentrasi hormon tertentu yang lebih rendah, termasuk hormon pertumbuhan, testosteron, dan faktor pertumbuhan mirip insulin.

  • Penurunan kemampuan mengubah protein menjadi energi.

  • Tidak mendapatkan cukup kalori atau protein setiap hari untuk menjaga massa otot.

Latihan beban dan resistensi dapat memperlambat proses ini dengan meningkatkan daya tahan, mengembangkan rentang gerak, mengubah protein menjadi energi, dan meningkatkan kapasitas paru-paru. Ini juga membantu dengan hormon dan sistem neuromuskular Anda.

Latihan kekuatan membantu mengurangi rasa sakit, terutama bagi mereka yang menghadapi arthritis.

Dengan memperkuat otot, tendon, dan ligamen di sekitar sendi Anda, angkat beban dapat secara signifikan meningkatkan rentang gerakan Anda. Ini juga dapat mengurangi rasa sakit Anda dengan meningkatkan kekuatan otot di sekitar sendi yang terkena, yang mengurangi tekanan pada sendi itu sendiri.

Latihan kekuatan membantu Anda mempertahankan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Ketika Anda berkomitmen pada program latihan kekuatan, ini akan meningkatkan daya tahan Anda dan kemampuan untuk berjalan. Hal ini penting karena di antara lansia, kekuatan kaki yang tidak mencukupi adalah prediktor kuat dari disabilitas di masa depan. Daya tahan Anda juga berguna untuk mempertahankan kemandirian Anda, sehingga Anda tidak perlu sepenuhnya bergantung pada orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti bangun dari kursi, membawa belanjaan, dll. Latihan beban dan resistensi tidak hanya bermanfaat bagi fisik Anda, tetapi juga bagi kesehatan mental dan suasana hati Anda! Anda akan merasa baik tentang diri Anda, Anda dapat tidur lebih baik, dan mencegah depresi.

Namun, sebelum memulai, penting untuk berbicara dengan dokter terlebih dahulu. Pastikan bahwa program latihan dan olahraga yang ingin Anda lakukan sesuai untuk Anda berdasarkan kondisi kesehatan dan tingkat kebugaran Anda. Berkonsultasi dengan profesional kesehatan akan membantu Anda menentukan latihan apa yang harus dimasukkan atau dihindari agar latihan kekuatan Anda tetap aman.




Informasi


Hubungi Kami

+62 812 8762 5679


Alamat

Jalan Raya Kebayoran Lama No. 37A
Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11540


Email

info@hopecliniccare.com



Newsletter




    Media Sosial


    Facebook

    Hope Clinic Care


    Youtube

    Hope Clinic Indonesia


    Instagram

    Hope Clinic Indonesia




    Copyright by Hope Clinic 2023. All rights reserved.